Mengenal Ciri - Ciri Mood Swing, Perubahan Suasana Hati Yang Tak Terkendali

01 Maret 2024

202452134253770.jpg

Apakah kamu pernah mengalami perubahan suasana hati yang cepat dan mendadak? Kalau sekarang sedang tertawa bahagia, beberapa menit kemudian bisa saja jadi kesal, marah, dan menangis tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini disebut mood swing yang memengaruhi kondisi emosional seseorang.


Mengutip dari Medical News Today, tanda-tanda mood swing, selain dilihat dari perubahan suasana hati yang cepat juga ditandai dengan sikap atau tindakan impulsif, bicara dengan cepat, kelelahan dan kurang berenergi atau sebaliknya terlalu banyak energi yang meledak-ledak.


Gangguan makan yang menyebabkan berat badan turun atau naik, sulit memusatkan fokus dan berkonsentrasi, tidak bisa memahami atau menyampaikan informasi dengan baik, hilangnya minat pada aktivitas yang semula disukai, dan lainnya.


Penyebab Mood Swing


  • Perubahan Hormon: Kondisi ini umumnya dialami oleh wanita dengan premenstrual syndrome (PMS), ibu hamil, serta wanita yang telah memasuki masa menopause. Perubahan hormon juga bisa dipicu oleh cuaca, seperti kurang paparan sinar matahari yang dapat menurunkan kadar hormon serotonin yang memengaruhi suasana hati.
  • Kondisi Medis TertentuMood swing juga bisa dipicu oleh kondisi medis seperti penyakit tiroid, gangguan sistem kardiovaskular, kelainan paru-paru, serta penyakit yang memengaruhi sistem saraf pusat, seperti tumor otak, stroke, meningitis, dan lainnya. Beberapa kondisi tersebut dapat mengganggu keseimbangan senyawa kimia di dalam otak, seperti dopamin, GABA, norepinefrin, dan serotonin, yang fungsinya mengendalikan suasana hati.
  • Gangguan Mental: Sejumlah gangguan mental yang dapat menyebabkan seseorang mengalami mood swing adalah stres, bipolar, borderline personality disorder (BPD), depresi, skizofrenia, Attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD), dan lainnya.


Cara Mengatasi Mood Swing


Perubahan suasana hati yang ringan hingga sedang umumnya tidak membutuhkan perawatan khusus. Kita bisa mengatasinya dengan memahami hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku untuk mengatur emosi yang bergejolak dalam diri kita.


Selanjutnya menemukan masalah yang menjadi penyebab utama perubahan suasana hati dan mengatasinya sebaik mungkin. Penting juga bagi kita untuk memperbaiki gaya hidup sehiari-hari untuk menjaga suasana hati tetap baik, di antaranya dengan menerapkan langkah berikut ini:


  •  Membuat jadwal tidur dengan durasi 7–9 jam setiap hari
  • Mengonsumsi makanan sehat dan teratur
  • Melakukan aktivitas fisik seperti olahraga 
  • Mengelola stres melalui meditasi, mindfulness, yoga, atau sesi lainnya
  • Membuat jurnal untuk mengidentifikasi perubahan suasana hati dan penyebabnya
  • Membangun kehidupan sosial yang baik dengan keluarga, pasangan, teman, serta orang di sekitar kita 


Namun, ketika suasana hati yang berubah sudah sangat parah atau terjadi terus-menerus sehinga memengaruhi kualitas hidup seseorang, tentunya ini sudah berbahaya. Misalnya pekerjaan, hubungan, atau aspek lain dalam kehidupannya sudah terganggu, sehingga menyebabkan seseorang melakukan perilaku yang berisiko seperti menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.


Segera berkonsultasi dengan ahlinya, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk mengatasi gejala gangguan mental seperti antidepresan, antipsikotik, obat atau alat bantu tidur, dan lainnya.


Sumber: Hypeabis.id

Konten Lainnya

Image 202453132233246.jpg

06 April 2023

Fakta Menarik Lahirnya Hari Hati Nurani Internasional yang Diperingati Setiap 5 April

icon-arrow-up

Fakta Menarik Lahirnya Hari Hati Nurani Internasional yang Diperingati Setiap 5 April

Fakta MenarikFakta5 AprilHari Hati Nurani
Image 202452145153678.jpg

02 Mei 2024

Post holiday blues: Fenomena stres yang sering dialami sehabis Liburan

icon-arrow-up

Post holiday blues: Fenomena stres yang sering dialami sehabis Liburan

Post Holiday BluesStresLiburanTipsStres Pasca Liburan
Image 202453145416167.jpg

22 November 2022

Adversity Intelligence

icon-arrow-up

Adversity Intelligence

KecerdasanAdvertisy intelligenceKepribadian
Image 2025119133738666.jpg

19 Januari 2025

Brain Rot: Pembusukan Otak Akibat Kecanduan Konten yang Kurang Berkualitas

icon-arrow-up

Penurunan kondisi mental dan kognitif akibat terlalu berlebihan mengkonsumsi konten daring yang kurang berkualitas atau sepele.

Brain rotPembusukan otaksosial mediakecanduan sosial mediatips mencegah brain rotapa itu brain rot