18 Desember 2025

Pada tahun ini, lari dan jogging kembali menjadi tren gaya hidup yang dilakukan oleh semua generasi, terutama di kalangan pekerja kantoran. Kita akan banyak menemui penggemar olahraga ini sedang jogging ringan sepulang kerja, saat CFD di hari Minggu, hingga event lari yang semakin marak. Lari dan jogging tidak lagi menjadi sekedar olahraga, tetapi juga bagian dari rutinitas sosial dan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri (self care). Tren ini menarik perhatian karena muncul di tengah meningkatnya kesadaran khalayak luas akan kesehatan mental dan gaya hidup sedentari yang banyak dialami oleh pekerja kantoran.
Merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Oswald, dkk. (2020), aktivitas lari memiliki hubungan yang konsisten dengan peningkatan kesehatan mental. Lari, bahkan dalam durasi yang singkat, terbukti dapat memperbaiki suasana hati, menurunkan stres, serta mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Selain itu, lari juga dikaitkan dengan peningkatan well-being secara umum, rasa vitalitas, serta kepercayaan diri (self-esteem). Aktivitas ini jika dijadikan sebuah rutinitas dapat memberi rasa pencapaian personal, kontrol diri, dan perasaan mampu (self-efficacy) yang menjadi faktor penting dalam merawat kesehatan mental individu.
Manfaat lari tidak hanya muncul dari aktivitas jangka panjang atau rutinitas, tapi juga dapat dirasakan setelah satu sesi saja. Efek positif ini relatif konsisten di berbagai situasi, seperti ketika kita melakukannya di treadmill, outdoor, sendirian, maupun bersama komunitas. Apalagi ketika dilakukan secara berkelompok, lari juga bisa memberikan manfaat sosial berupa rasa kebersamaan, dukungan sosial, dan koneksi dengan orang lain. Nah, fleksibilitas ini lah yang membuat lari mudah diadopsi sebagai bagian dari gaya hidup saat ini.
Meski penelitian oleh Oswald, dkk. (2020) tidak menyebutkan secara khusus menargetkan pekerja kantoran, temuan-temuan ini dapat memberikan gambaran bahwa tren lari ini bukan sekedar fenomena gaya hidup, namun juga merupakan aktivitas dengan dasar ilmiah yang kuat untuk mendukung kesehatan mental. Bagi pekerja kantoran yang kesehariannya duduk lama, ditekan oleh target, dan tuntutan tinggi dari lingkungan, lari dapat menjadi strategi sederhana namun efektif untuk menjaga keseimbangan psikologis. Dengan pendekatan yang realistis dan tidak berlebihan, lari berpotensi menjadi bagian dari solusi menjaga kesehatan mental di tengah dunia kerja yang semakin dinamis.

25 Desember 2024
Pernahkah kamu merasa ngantuk berlebihan yang tidak bisa ditahan meski sudah tidur cukup semalam? Wah kalau sering merasa begitu, bisa bahaya loh!
HipersomniaCara mengatasi hipersomniaApa itu hipersomniaNgantuk berlebihan
08 Desember 2023
Emotional Eating: Memahami dan Mengatasi Kebiasaan Makan Emosional
Emotional EatingTipsDampakPenyebabCara mengatasi
14 Maret 2023
Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak dan Daya Ingat
TipsKesehatanMakananOtakDaya Ingat
04 November 2022
Tips Atur Keuangan Di Akhir Bulan
keuangantipsmanage